Nyeri Di Payudara Apakah Tanda Bahaya?

Nyeri Di Payudara Apakah Tanda Bahaya?, Yuk Kita tanya Dokter apakah rasa nyeri di bagian payudara itu berbahaya?, Berikut adalah penjelasan lengkapnya!
Apakah nyeri di payudara itu suatu “tanda bahaya”? Saat menjelang haid wanita sering merasakan nyeri pada payudara. Ini merupakan hal yang wajar karena nyeri pada payudara saat itu disebabkan oleh faktor hormonal. Ibu hamil juga merasakan nyeri karena payudara mempersiapkan diri untuk memproduksi ASI sehingga terasa lebih besar dan kencang. Selain itu, rasa sakit pada otot yang terletak di belakang payudara sehabis olahraga, atau peradangan (mastitis) akibat air susu yang tertahan pada ibu yang baru memiliki anak tetapi tidak bisa menyusui juga merupakan hal yang umum terjadi. Jadi bagaimana mewaspadai sakit atau nyeri pada payudara? menurut dr. dhian hangesti, Sp.B(K)onk, wanita tidak hanya harus mewaspadai kelainan payudara jika terasa nyeri. “Kanker itu biasanya tidak nyeri. Banyak pasien datang dalam keadaan stadium lanjut karena merasa sebelumnya tidak pernah merasa nyeri. Padahal kalau ada benjolan namun tidak nyeri, justru itu biasanya kanker stadium awal. Berbeda dengan kanker stadium lanjut dimana kulit sudah pecah dan luka, maka akan terasa nyeri,” jelas dokter spesialis bedah tumor ini. Walaupun demikian, bukan berarti setiap benjolan dapat langsung disimpulkan sebagai kanker. Kenyataannya tidak setiap benjolan adalah kanker. Benjolan yang ada di payudara bisa saja hanya berupa tumor atau daging tumbuh. Terdapat dua jenis tumor yaitu tumor jinak dan tumor ganas.
Seseorang baru bisa dikatakan terkena kanker payudara jika tumor pada payudaranya termasuk ganas dimana tumor terus tumbuh dan menggerogoti sel lain yang sehat. menurut dhian, penyebab pasti kanker payudara belum diketahui hingga kini. dunia kedokteran menyatakan ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker payudara yaitu wanita yang mendapatkan haid pertama pada umur kurang dari 10 tahun, menopause setelah umur 50 tahun, belum pernah hamil ataupun melahirkan, melahirkan anak pertama sesudah umur 35 tahun, tidak menyusui anak, dan penggunaan obat hormonal jangka panjang. “faktorfaktor tersebut berhubungan dengan paparan hormon estrogen yang terjadi pada tubuh wanita. misalkan seorang wanita mendapat haid pertama pada usia 9 tahun dan menopause di usia 55 tahun, artinya dalam rentang 46 tahun itu ia terpapar estrogen secara terus menerus,” jelas dhian. Pada wanita hamil dan menyusui, produksi hormon estrogen menurun. Wanita seolah-olah “istirahat” dari paparan estrogen. Sebaliknya wanita yang tidak pernah hamil atau menyusui tidak pernah “istirahat” dari paparan estrogen. “faktor lain yang berperan adalah radiasi dinding dada yang berlebihan, cacat gen BRCA 1, serta ada riwayat anggota keluarga yang menderita kanker,” tutur dhian. Ia menambahkan bahwa jika terdapat anggota keluarga yang memiliki kanker selain payudara seperti bapak yang menderita kanker usus atau kanker lambung atau saudara yang menderita kanker indung telur, maka wanita tersebut akan termasuk golongan risiko tinggi mengalami kanker payudara. Biasanya wanita yang mengalami kelainan payudara datang dengan salah satu atau lebih dari enam gejala. Pertama, ada nyeri payudara namun tidak ada benjolan. Ke dua, ada benjolan tapi tidak nyeri. Ke tiga, ada benjolan dengan nyeri. Ke empat, ada cairan yang keluar dari puting. Ke lima, ada perubahan ukuran atau bentuk payudara. Ke enam, terdapat kelainan pada puting payudara. Selain itu, kanker stadium awal ada yang bermula dari kelainan di puting (penyakit Paget).

Ditulis Oleh : Glucoberry Offic ~ Minuman Kesehatan

Glucoberry Anda sedang membaca artikel berjudul Nyeri Di Payudara Apakah Tanda Bahaya? yang ditulis oleh Official Glucoberry yang berisi tentang :Nyeri Di Payudara Apakah Tanda Bahaya?, Yuk Kita tanya Dokter apakah rasa nyeri di bagian payudara itu berbahaya?, Berikut adalah penjelasan lengkapnya! Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Official Glucoberry

0 comments:

Post a Comment

Back to top